3. Sertakan link profil akun LinkedIn-mu
Beberapa fresh graduate menyertakan informasi akun LinkedIn pada resume atau pada signature e-mail-nya. Kendati demikian, alangkah lebih baiknya jika kamu juga menyertakan URL atau link untuk langsung menuju ke akun profil LinkedIn-mu.
4. Berikan nilai tambah pada bagian ringkasan (summary)
Seperti membuat resume, profil LinkedIn juga harus memiliki ringkasan yang menyoroti potensi dan kemampuanmu. Buat ringkasan dengan kalimat-kalimat yang menarik sehingga mampu menggambarkan bahwa kamu pantas untuk dipertimbangkan.
5. Buat pengalamanmu jadi kata kunci
Pikirkan kata kunci yang relevan di setiap kalimat yang dijabarkan dalam deskripsi pengalaman kerja. Semakin kata kunci tersebut bisa menangkap profilmu, maka perusahaan akan mudah menemukanmu dalam hasil pencarian.
6. Dapatkan endorse untuk keterampilan dan keahlian
Review skill dan keahlian yang diprioritaskan. Koneksi yang ada dalam kontakmu akan meng-endorse hal-hal tersebut, yakni sebagai kemampuan dan keahlian yang mereka cari.