Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Hari Puisi Nasional, Mengenang Wafatnya Sang Penyair Chairil Anwar

Afriani Susanti , Jurnalis-Kamis, 28 April 2016 |13:22 WIB
Hari Puisi Nasional, Mengenang Wafatnya Sang Penyair Chairil Anwar
Chairil Anwar. (Foto: wikipedia)
A
A
A

JAKARTA - Setiap tahun, 28 April diperingati sebagai Hari Puisi Nasional. Penetapan hari ini erat kaitannya dengan penyair Tanah Air, Chairil Anwar.

Jika kamu pernah mendengar tentang puisi "Cerita Buat Dien Tamaela", maka nama Chairil Anwar tak asing lagi. Ya, dialah pencipta karya yang melegenda tersebut.

Chairil Anwar sendiri merupakan seorang penyair kebanggaan Indonesia. Dia lahir di Medan, Sumatera Utara, pada 26 Juli 1922 dari pasangan Toeloes dan Saleha. Di usianya yang masih 15 tahun, Chairil Anwar sudah bertekad untuk menjadi seorang penyair.

Penulis puisi "Aku" tersebut memulai pendidikannya di Hollandsch-Inlandsche School (HIS), yang merupakan Sekolah Dasar (SD) bagi orang-orang pribumi pada masa penjajahan. Ketika usianya 18 tahun, dia tidak lagi bersekolah.

Setahun kemudian, pria yang mahir berbagai bahasa seperti Inggris, Belanda sampai Jerman itu memutuskan ikut sang ibunda pindah ke Batavia (kini Jakarta-red) setelah perceraian kedua orangtuanya. Kepindahannya ke Batavia, menjadi pembuka perkenalannya dengan dunia sastra.

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita edukasi lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement