Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Karya Chairil Anwar yang Tak Lekang Waktu

Afriani Susanti , Jurnalis-Kamis, 28 April 2016 |15:28 WIB
Karya Chairil Anwar yang Tak Lekang Waktu
Chairil Anwar (Foto: Wikipedia)
A
A
A

JAKARTA - Salah satu penyair kebanggaan Indonesia, Chairil Anwar, dikenal dengan banyak karya sastra yang melegenda. Sejumlah tulisannya sudah dimuat di berbagai media seperti majalah Nisan dan Pandji Pustaka.

Puisinya yang sampai saat ini masih familiar di tengah masyarakat adalah “Antara Karawang dan Bekasi”. Ada juga puisi berjudul “Cerita Buat Dien Tamaela”. Bahkan puisi ini tidak hanya terkenal di Indonesia tapi juga di mancanegara karena telah diterjemahkan ke beberapa bahasa, seperti Inggris, Belanda, Jerman, Rusia sampai Latin.

Karya lainnya yang juga sangat lekat di hati masyarakat adalah pada puisi ciptaannya yang berjudul ''Aku''. Tonggak karya sastrawan angkatan ’45 tersebut bertemakan pemberontakan dari segala bentuk penindasan.

Selain puisi, pria yang dijuluki sebagai "Si Binatang Jalang'' tersebut juga mengeluarkan sejumlah buku. Di antaranya Derai-Derai Cemara, Deru Campur Debu, sampai The Complete Poetry and Prose of Chairil Anwar.

Meski raganya sudah tak lagi bernyawa, karya-karya Chairil Anwar masih terus hidup di tengah masyarakat. Chairil Anwar menutup mata menjelang usia 27 tahun, tepatnya pada 28 April 1949. Hingga kini, hari wafatnya Chairil Anwar diperingati sebagai Hari Puisi Nasional. (afr)

Ikuti try out online SBMPTN 2016 Okezone di laman: tryout.okezone.com pada 25 April-10 Mei. Ada hadiah menarik bagi peserta dengan nilai tertinggi, lho!

(Rifa Nadia Nurfuadah)

Edukasi Okezone hadir dengan Informasi terpercaya tentang pendidikan, tryout ujian, dan pengembangan karier untuk masa depan yang lebih baik

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita edukasi lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement