Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Pernik Tradisi di Hari Kartini

Rifa Nadia Nurfuadah , Jurnalis-Jum'at, 22 April 2016 |20:29 WIB
Pernik Tradisi di Hari Kartini
Peringatan Hari Kartini di Sinarmas World Academy (SWA). (Foto: dok. SWA)
A
A
A

JAKARTA - Seperti tradisi, pelajar Indonesia berpakaian adat dan berparade budaya untuk merayakan Hari Kartini. Momen tersebut juga menjadi salah satu cara sekolah memberi pelajaran budaya ke anak didiknya.

Kepala Sekolah TK dan SD Sinarmas World Academy (SWA), Shinta Aulia, menilai semangat RA Kartini sebagai pemimpin emansipasi wanita Indonesia dalam bidang pendidikan patut diteladani dan diteruskan oleh semua generasi muda.

"Kami harap, peringatan Hari Kartini yang kami selenggarakan tiap tahun menjadi sarana bagi para murid untuk belajar budaya Indonesia. Mereka kami latih untuk tampil di depan umum dengan berbusana dan menampilkan seni budaya asli Indonesia," ujar Shinta, seperti disitat dari keterangan tertulisnya, Jumat (22/4/2016).

Tahun ini, peringatan Hari Kartini di SWA sendiri mengusung tema Make A Difference. Para siswa berlomba dalam parade baju adat dari berbagai daerah Nusantara serta pertunjukan tarian dan nyanyian lagu daerah. Mereka juga larut dalam kemeriahan berbagai permainan tradisional seperti sepak bola memakai sarung, lomba makan kerupuk, lomba bakiak, lomba balap telur, balap karung dan tarik tambang.

Tidak hanya itu, sekolah juga mengajarkan pendidikan kewirausahaan sejak dini melalui Kidspreneurship. Di kompetisi ini, kata Shinta, siswa saling berlomba membuka usaha yang menarik dengan berjualan makanan maupun jasa seperti es krim, perhiasan dari kertas bekas, cupcakes, makanan tradisional hingga membuka stand permainan.

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita edukasi lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement