JAKARTA - Ingin belajar bahasa asing dengan mudah? Mungkin bahasa Esperanto bisa jadi pilihan. Begitu mudahnya, tidak jarang pelajar pemula bisa menguasai bahasa tersebut dengan cepat.
Mahasiswa Universitas Gunadarma, Ayip Nugraha, adalah salah satu pembelajar bahasa Esperanto. Dia menjelaskan, bila intensif mempelajarinya, maka kita bisa dengan cepat menguasai bahasa tersebut.
"Mereka yang benar-benar pemula cukup belajar satu atau dua bulan, langsung bisa. Bahkan ada juga yang sudah bisa bercakap-cakap dengan bahasa Esperanto setelah belajar seminggu," ujar Ayip saat dihubungi Okezone, belum lama ini.
Ayip sendiri memang memiliki ketertarikan khusus terhadap bahasa asing. Karena itu, sejak duduk di bangku SMA dia sudah mempelajari berbagai bahasa daari negara lain.
"Awalnya belajar bahasa Prancis karena supaya dapat beasiswa ke Prancis. Tapi lama-lama kok pengen belajar bahasa Jerman, Italia, dan lainnya. Akhirnya malah disarankan teman untuk belajar bahasa Esperanto aja," tambahnya.
Bahasa Esperanto memang dirancang agar bisa mudah dipelajari dan dipakai untuk berkomunikasi dalam pergaulan internasional. Kekhasan Esperanto adalah karakteristiknya yang merupakan gabungan dari berbagai bahasa seperti Italia, Jerman, Prancis dan Inggris. Tata bahasanya sendiri mirip dengan bahasa Mandarin dan Turki.
"Jadinya mudah untuk dipelajari dan dapat menjembatani mereka yang tertarik untuk mempelajari bahasa Eropa," tutur Ayip.
Salah satu kemudahannya, kata Ayip. kita tidak perlu repot menghafalkan rumus tata bahasa. Pelajaran bahasa Prancis, misalnya, mengharuskan pembelajarnya memahami gender kosa kata. Namun di bahasa Esperanto, semuanya reguler.
"Contohnya, semua kata benda akhirannya O, semua kata sifat akhirannya A," tambahnya.
Jadi, apakah kamu tertarik mempelajari bahasa Esperanto? (afr)
(Rifa Nadia Nurfuadah)
Edukasi Okezone hadir dengan Informasi terpercaya tentang pendidikan, tryout ujian, dan pengembangan karier untuk masa depan yang lebih baik