Meski begitu, kamu perlu memperlakukan interview kedua sama pentingnya dengan sesi wawancara pertama. Biasanya, di sesi wawancara kedua ini kamu akan bertemu dengan perwakilan perusahaan selain divisi HRD, misalnya staf senior atau calon teman satu tim. Agar lancar menjalani interview dengan mereka, simak beberapa tips berikut ini:
Review wawancara pertama
Hasil wawancara pertamamu pasti dinilai baik sehingga meloloskanmu ke sesi berikutnya. Pelajari lagi apa yang kamu sampaikan sebelumnya, contoh-contoh yang kamu berikan serta kemampuan yang kamu tonjolkan. Cobalah mencari tahu apa yang membuat pewawancara sebelumnya terkesan. Kemudian, jadikan informasi tersebut sebagai amunisi dalam menjawab berbagai pertanyaan di interview kedua.
Nama dan jabatan pewawancara
Tanyakan kepada pihak HRD, siapa dan apa jabatan mereka yang akan mewawancaraimu di kesempatan kedua ini. Luangkan waktu untuk mencari informasi tentang calon pewawancara sehingga kamu tahu siapa mereka. Misalnya, dengan melihat profil media sosial LinkedIn agar mendapat gambaran apa yang mereka kerjakan di perusahaan tersebut, jabatan apa saja yang pernah dipegang, perusahaan apa saja yang pernah dimasuki, bahkan mungkin almamater saat sekolah dulu. Jika ada kesamaan denganmu, hal itu bisa dipakai sebagai pemecah ketegangan (ice breaker).