Tidak hanya itu, dalam percakapan tersebut juga terdapat ajakan yang dinilai tidak pantas, termasuk saran untuk mengonsumsi minuman beralkohol dengan alasan mengurangi stres akademik. Pada kesempatan lain, terduga pelaku kembali mengirim pesan bernada personal.
Kasus ini memicu reaksi luas dari masyarakat, terutama terkait pentingnya menjaga etika, profesionalisme, serta batasan dalam relasi antara tenaga pendidik dan mahasiswa.
(Kurniasih Miftakhul Jannah)