Kekurangan Tenaga Kerja, Rekrutmen PPPK Pustakawan 2024 Bakal Dibuka

Saskia Adelina Ananda, Jurnalis
Rabu 20 Maret 2024 14:10 WIB
Rekrutmen PPPK Pustakawan 2024 Bakal Dibuka (Foto: Okezone)
Share :

JAKARTA - Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Perpustakaan Nasional (Perpusnas) E Aminudin Aziz menyebutkan bahwa rencana rekrutmen pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) untuk posisi pustakawan sudah sesuai dengan jalur.

"Saat diamanahkan menjadi Plt Kepala Perpusnas, saya langsung membawa tim dari Perpusnas untuk sowan ke Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan Kemendikbudristek, dan rencana rekrutmen PPPK pustakawan sudah masuk di dalam jalurnya," kata dia di Perpusnas pada Selasa 19 Maret 2024 malam.

Sementara itu, Wakil Ketua Komisi X DPR RI Abdul Fikri Faqih menyebutkan bahwa keluhan kurangnya tenaga pustakawan menjadi isu yang perlu segera ditangani, mengingat ada banyak sarjana perpustakaan di Indonesia yang sudah mumpuni di bidangnya.

"Yang dikeluhkan oleh semua orang, pustakawan itu kurang, padahal ada sarjana-sarjana perpustakaan yang sangat mumpuni dan layak menjadi pustakawan," kata Faqih.

Dia menyebutkan, para sarjana perpustakaan ini sebagian besar sudah turut andil dalam mengelola perpustakaan di daerah, tetapi belum memiliki status kepegawaian yang jelas.

"Mengapa tidak bisa disebut pustakawan? Karena statusnya belum jelas, maka ini juga sudah ada tindak lanjut sesuai yang dikatakan oleh Plt Kepala Perpusnas terkait PPPK bagi pustakawan, baik di perpustakaan sekolah maupun perguruan tinggi, dan taman bacaan masyarakat," ujar dia.

Faqih juga memaparkan bahwa menurut UNESCO idealnya satu orang pustakawan dapat melayani 2.500 penduduk, sementara di Indonesia kekurangan kebutuhan pustakawan ASN mencapai 439.680 orang, sedangkan kekurangan pustakawan swasta mencapai 48.510 orang.

Adapun untuk kekurangan tenaga teknis ASN untuk perpustakaan yakni sebanyak 48.510 orang, dan tenaga teknis swasta masih kurang 31.766 orang. Demikian dilansir Antara.

(Dani Jumadil Akhir)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Edukasi lainnya