"Banyak, di UGM, UI, UNDIP dan lain-lain ada mahasiswa berkebutuhan khusus yang bervariasai, bahkan temenku ada cerebral palsy jurusan matematika yang aku aja tidak berani ambil. Jadi siapapun sebetulnya terbuka kesempatan, fasilitas yang ada terbuka untuk seluruh kalangan masyarakat Indonesia," jelas Alam.
Alam berharap agar kedepannya, pelajar bisa mengembangkan diri, memperbanyak relasi dan berkolaborasi satu sama lain.
"Kolaborasi satu sama lain, kita coba mengenali diri sendiri bisa dan tidak bisanya apa, kita cari orang yang bisa melengkapi ruang kosong, dimana orang bisa mengisi satu sama lain," pungkas Alam.
Usiai berbincang bersama pelajar, Alam pun mendatangi salah satu Sekolah Luar Biasa (SLB) yang berada tepat disamping sekolah tersebut. Di sana, Alam bertemu dengan anak-anak berkebutuhan khusus dan dirinya tampak bahagia menikmati kebersamaan tersebut.
(Feby Novalius)