Kondisi Iklim Bumi Ekstrem saat Ini Belum Pernah Terjadi dalam 14 Juta Tahun

Timothy Gishelardo, Jurnalis
Sabtu 09 Desember 2023 06:12 WIB
Kondisi ekstrem perubahan iklim saat ini belum pernah terjadi dalam 14 juta tahun (Foto: Freepik)
Share :

JAKARTA – Saat ini Bumi sedang mengalami kondisi iklim yang buruk. Bahkan, terakhir kali kondisi karbondioksida pada atmosfer Bumi sekarang terakhir terjadi pada 14 juta tahun yang lalu. Lantas bagaimana hal ini dapat terjadi? Simak penjelasannya.

Melansir sebuah data dari laman Science Alert, Sabtu (9/12/2023), yang menganalisis tanda-tanda biologis dan geokimia dari 66 juta tahun yang lalu untuk melihat catatan sejarah CO2. Dalam data tersebut ditunjukan bahwa udara Bumi saat ini mengandung 420 parts per million (ppm) atau bagian per juta karbondioksida. Terakhir kali Bumi mengalami kondisi serupa adalah sekitar 14-16 juta tahun yang lalu.

Menurut data tersebut, hingga akhir tahun 1700-an, karbon dioksida yang terkandung di atmosfer berjumlah sekitar 280 ppm. Sejak masa industrialisasi, terdapat peningkatan sekitar 50 persen gas rumah kaca di Bumi. Hal tersebut juga yang menghangatkan Bumi sebesar 1,2 derajat Celsius.

Emisi CO2 global pun terus meningkat, dan jika hal tersebut terus terjadi, Bumi berpotensi mencapai angka antara 600 - 800 ppm pada tahun 2100 nanti. Jika mencapai kondisi tersebut, Bumi akan seperti kembali ke masa Eosen. Masa Eosen sendiri adalah sebuah masa di mana benua Antartika belum tertutup es dan serangga-serangga besar masih berkeliaran, atau tepatnya sekitar 30-40 juta tahun yang lalu.

 BACA JUGA:

“Ini benar-benar menyadarkan kita bahwa apa yang kita lakukan sangat, sangat tidak biasa dalam sejarah Bumi,” kata Baerbel Hoenisch dari Lamont-Doherty Earth Observatory di Columbia Climate School yang dikutip melalui laman yang sama.

Sebuah konsorsium yang terdiri dari 80 peneliti di 16 negara mensintesis, mengevaluasi ulang, dan memvalidasi karya yang diterbitkan berdasarkan ilmu pengetahuan terkini. Mereka mengkonfirmasi bahwa periode terpanas selama 66 juta tahun terakhir terjadi 50 juta tahun yang lalu. Pada saat itu Bumi memanas hingga mencapai angka 1.600 ppm dan suhu 12 derajat Celsius lebih panas. Sedangkan zaman es sendiri terjadi sekitar 2,5 juta tahun yang lalu, di mana karbon dioksida Bumi pada saat itu berjumlah 270-280 ppm.

Para peneliti sendiri memperkirakan jika peningkatan CO2 sebanyak dua kali lipat akan memanaskan planet ini sebesar 5-8 derajat Celcius. Namun hal tersebut terjadi dalam jangka waktu yang panjang, atau sekitar ratusan ribu tahun.

 BACA JUGA:

Bumi sendiri pernah mengalami pelepasan karbon dioksida dengan cepat, yang menyebabkan perubahan besar pada ekosistem dan membutuhkan waktu sekitar 150.000 tahun untuk menghilang.

“Kita berada dalam situasi ini untuk waktu yang sangat lama, kecuali kita menyerap karbon dioksida, mengeluarkannya dari atmosfer, dan kita menghentikan emisi kita dalam waktu dekat,” ungkap Hoenisch.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Edukasi lainnya