JAKARTA - Usia kakak beradik yang terlampau dekat jaraknya, seringkali membuat mereka iri, termasuk saat bermain. Mahasiswa psikologi tergerak untuk menciptakan permainan yang bisa menurunkan atau mencegah persaingan dan rasa saling iri antara saudara kandung. Menarik bukan?
Dalam laman resmi Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta, dikutip Minggu (19/11/2023), ada sebuah permainan yang dinamakan benthik. Benthik menunjukkan permainan ini menurunkan persaingan antar saudara kandung.
Riset yang dilakukan tim Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) Riset Sosial Humaniora (RSH) ini mengangkat judul “Permainan Tradisional Benthik sebagai Modifikasi Cooperative Play dalam Mengatasi Sibling Rivalry pada Anak di Kabupaten Bojonegoro”. Tim riset ini terdiri dari Adinda Putri Sholikhah, Abadina Ukhtisiwi, dan Anisya Salsabila Ainun Nur Azizah yang merupakan Mahasiswa Fakultas Psikologi, dan Lia Kurniawati dari Fakultas Ilmu Budaya (FIB) dengan dosen pembimbing Rini Setyowati. Riset yang dilakukan memadukan sudut pandang psikologi dan budaya dalam upaya menurunkan persaingan saudara pada anak.
BACA JUGA:
Siwi menjelaskan bahwa fenomena persaingan saudara pada anak tidak bisa dianggap sepele. Melansir dari riset lain pada 2019, hampir 75% anak di Indonesia mengalami persaingan saudara kandung mulai dari tindakan agresif hingga luapan emosi yang sering terjadi tanpa alasan. Situasi ini juga diperburuk dengan orang tua yang selalu membedakan anak dengan saudaranya yang berakibat pada kecemburuan anak. Mereka juga menemukan data bahwa pada 2019, 7 dari 10 orang tua di Kecamatan Kedungadem, Bojonegoro menyatakan bahwa anaknya memiliki kecemburuan dengan saudaranya.
Masalah persaingan saudara pada anak sulit untuk dihindari. Namun, dapat diatasi melalui permainan kooperatif untuk anak dan saudaranya. Terdapat beberapa permainan tradisional yang termasuk permainan kooperatif, salah satunya permainan benthik, sayangnya pada era sekarang permainan benthik jarang dijumpai karena maraknya permainan modern.
“Riset ini dilaksanakan di SDN 1 Sumberjo, Kecamatan Trucuk, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur. Pemilihan lokasi juga beralasan wilayah Kecamatan Trucuk jauh dari perkotaan yang di mana memiliki akses tanah lapang yang luas sebagai sarana untuk bermain benthik,” kata Siwi.
(Marieska Harya Virdhani)