JAKARTA - Para astronot di Gurun Sahara menemukan fenomena aneh. Ada tengkorak yang tertangkap kamera dan bersembunyi di lubang vulkanik raksasa.
Temuan itu dirilis langsung oleh NASA yang ditangkap oleh para astronot-nya dari luar angkasa. Tengkorak itu seperti mengeluarkan cahaya. Tengkorak tampak menatap langsung ke kamera. Warna putih pada mulut, hidung, dan pipi kiri tengkorak dihasilkan oleh natron, campuran garam alami dari natrium karbonat dekahidrat, natrium bikarbonat, natrium klorida, dan natrium sulfat.
BACA JUGA:
Sementara area mata dan lubang hidung berbentuk kerucut cinder, bukit berbentuk kerucut curam yang dibangun di sekitar ventilasi vulkanik yang menjulang di atas sisa dasar kaldera. Area yang lebih gelap di sebelah kiri wajah adalah bayangan yang dihasilkan oleh tepi kawah yang tinggi, yang membantu memberikan bentuk khas pada tengkorak.
BACA JUGA:
Laporan Live Science, dilansir Kamis (2/10/2023), foto luar biasa ini diambil pada 12 Februari oleh seorang astronot yang tidak disebutkan namanya di Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS). Foto diambil saat ISS melintas di atas Tibesti Massif, pegunungan yang membentang melintasi pusat Gurun Sahara melalui Chad dan Libya dan dirilis pada 31 Oktober kemarin oleh Observatorium Bumi NASA.