Bonus Demografi, Kemdikbudristek Dorong Penguatan Pendidikan Karakter

Adzira Febriyanti , Jurnalis
Selasa 24 Oktober 2023 14:51 WIB
Bonus Demografi, Pendidikan Karakter Didorong (Foto: Okezone)
Share :

JAKARTA - Peluang bonus demografi pada 2045 harus dioptimalkan dengan mendorong penguatan pendidikan karakter untuk menyongsong era Indonesia Emas 2045.

Sebab, pada 2045 komposisi penduduk Indonesia didominasi usia produktif.

Staf Ahli Mendikbudristek Bidang Hubungan Kelembagaan dan Masyarakat Muhammad Adlin mengatakan, untuk menggapai Indonesia Emas 2045 diperlukan persiapan dan perencanaan matang. Hal tersebut dimulai dari pendidikan anak usia dini sebagai langkah awal, dalam mewujudkan sumberdaya manusia berkualitas.

“Pendidikan anak usia dini adalah tahapan awal dalam tahap proses pembelajaran yang sangat vital. Karena membangun generasi muda tentu didasari dan diawali dari pendidikan anak usia dini,” ujar Adlin dalam keterangan tertulisnya, Jakarta, Selasa (24/10/2023).

Dia menyebut ada tiga faktor penting yang perlu diterapkan dalam dunia pendidikan agar dapat menciptakan generasi berkualitas.

“Kita perlu memberikan pendidikan yang berfokus pada pembentukan karakter, etika, dan kreativitas,” lanjutnya.

Dia mengungkapkan ketiga faktor tersebut merupakan konsep yang diusung dalam pendidikan Kurikulum Merdeka. Tujuannya adalah untuk meningkatkan karakter dan kemandirian siswa sejak dini, dengan menekankan pada pengembangan keterampilan abad ke-21, seperti kreativitas, kritis berpikir, kolaborasi, dan komunikasi.

“Konsep ini mendorong setiap individu terlepas dari usia untuk selalu belajar dan mengembangkan diri. Membangun pondasi yang kuat. Dan ini adalah jawaban tantangan di masa depan,” ungkap Adlin.

Dalam Kurikulum Merdeka, dia mengungkapkan peran guru bukan lagi hanya sebatas memberikan informasi dan pelajaran kepada siswa, tetapi lebih pada membimbing dan membantu siswa dalam menggali potensi yang mereka miliki.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Edukasi lainnya