JAKARTA - Ada pepatah mengatakan Tuntutlah Ilmu Sampai ke Negeri China. Peribahasa tersebut sering digunakan dalam hal pendidikan, terutama untuk menjadi penyemangat dalam menuntut ilmu sejauh apapun. Tetapi, mengapa harus negeri China yang dijadikan pepatah? Memangnya ada apa di China?
Bangsa China di masa lampau merupakan bangsa yang kuat dan memiliki peradaban yang maju. Sebelum adanya pengembangan ilmu pengetahuan di belahan dunia lain, bangsa China telah menguasai ilmu pengetahuan lebih dulu. Banyak penemuan pula yang ditemukan di negeri China.
BACA JUGA:
Dilansir dari berbagai sumber, Sabtu (9/9/2023), pusat perdagangan dunia juga berada di daratan China, tepatnya di wilayah Guangzhou. Bangsa China juga dikenal pandai dalam berniaga, tak heran jika banyak pedagang China yang merantau ke wilayah lain di Asia sehingga populasinya menyebar dengan luas.
Stereotype ‘China jago berdagang’ juga masih ada sampai sekarang. Tak heran jika melihat pengusaha dan pedagang didominasi oleh keturunan bangsa China. Keahlian berdagang tersebut merupakan salah satu contoh bahwa bangsa China rajin dan senang mencari ilmu pengetahuan. Selain perdagangan, bangsan China juga dikenal menemukan ilmu ketabiban serta pengobatan dan pembuatan bubuk mesiu.
Mengenal Peradaban Dinasti China
Peradaban bangsa China mulai tumbuh sejak abad ke-5 sebelum masehi. Di masa tersebut, ilmu pengetahuan sudah dikuasai oleh bangsa China. Puncaknya peradaban China di masa lampau, Dinasti Tang sudah mengenal sistem uang kertas pertama kalinya dalam sejarah.
Dinasti Tang yang berkuasa di tahun 618-907 M juga dianggap sebagai dinasti dengan masa keemasan dimana ilmu pengetahuan seperti sastra, seni, dan perdagangan di China berkembang pesat. China juga melakukan interaksi dengan dunia luar di Jalur Sutra.
Kegigihan bangsa China dalam mengembangkan ilmu pengetahuan nampaknya kini makin membesar. Banyak penemuan baru yang dilakukan oleh bangsa China. Roda ekonomi tertinggi di dunia di era modern juga dikuasai oleh China.
BACA JUGA:
Dari sini, pepatah “Tuntutlah Ilmu Sampai ke Negeri China’ terbukti sebagai pepatah yang juga mengandung fakta bahwa perabadan China dapat dijadikan contoh untuk menuntut ilmu setinggi mungkin. Bukan tentang seberapa jauh, tetapi seberapa tinggi dan maju peradaban China kala itu yang dapat dijadikan sebagai acuan dan contoh.
Pepatah tersebut juga secara tidak langsung menuntut pemuda di Indonesia harus memajukan peradaban bangsa Indonesia. Dilansir dari laman worldtop20.org, Sabtu (9/92023), Indonesia menempati peringkat 67 dari 203 negara dalam negara dengan pendidikan terbaik di dunia. Angka yang masih cukup jauh untuk menyaingi negara maju lainnya.
(Marieska Harya Virdhani)