JAKARTA - Para pelajar dan mahasiswa serta sineas muda pembuat film atau film pendek diminta untuk menerapkan budaya literasi dan tayangan yang mendidik. Salah satunya dengan menerapkan sensor mandiri atas kreasi yang mereka buat.
Dalam kegiatan Anugerah Lembaga Sensor Film (LSF) yang akan digelar kembali pada 14 September 2023 mendatang pelaku perfilman, industri perfilman dan eksibitor diminta taat melakukan sensor dengan mengedepankan nilai-nilai pendidikan, budaya; menjalankan fungsi, tujuan, dan asas film dengan baik, serta memberi nilai tambah para pemangku kepentingan perfilman yang giat ikut serta mendukung program Budaya Sensor Mandiri. Anugerah ini merupakan wujud apresiasi LSF kepada seluruh pemangku kepentingan di dunia perfilman agar semakin termotivasi untuk sadar dan paham budaya sensor mandiri di setiap karya-karya mereka.
BACA JUGA:
"Tema yang diangkat adalah “Budaya Sensor Mandiri, Bangga Karya Anak Bangsa". Tema ini dipilih LSF sebagai wujud apresiasi terhadap film-film nasional dan mengajak masyarakat untuk lebih menghargai karya-karya anak bangsa," ucap Ketua LSF, Rommy Fibri Hardiyanto, dalam keterangan resmi Kemendikbudristek, Jumat (1/9/2023).
Ketua Subkomisi Penyensoran, Tri Widyastuti Setyaningsih menjelaskan mengacu tema yang diangkat pada pemberian anugerah tahun ini, pihaknya memilih sutradara, produser, dan penulis cerita yang berasal dari Indonesia. Sekitar 200 judul film akan dikurasi.
BACA JUGA:
Terdapat 20 kategori pada gelaran Anugerah Lembaga Sensor Film Tahun 2023 ini, yaitu Film Bioskop Semua Umur, Film Bioskop 13+, Film Bioskop 17+, Film Bioskop 21+, Sinetron, Iklan Komersial Bangga Budaya Bangsa, ILM Bangga Budaya Bangsa, TV Peduli Pendidikan, TV Peduli Kebudayaan, TV Peduli Nasionalisme Kebangsaan, TV Peduli Dokumenter Indonesia, TV Peduli Sensor Mandiri, TV Lokal Peduli Sensor Mandiri, TV Berjaringan Peduli Muatan Lokal, Bioskop Peduli Sensor Mandiri, Rumah Produksi Peduli Sensor Mandiri, OTT Peduli Sensor Mandiri, FTV, Kepala Daerah Peduli Sensor Mandiri, dan Lifetime Achievement.
“Dibandingkan tahun lalu, tahun ini lebih banyak kategori. Ada beberapa penambahan kategori baru di antaranya adalah Iklan Komersial Bangga Budaya Bangsa, OTT Peduli Sensor Mandiri, Kepala Daerah Peduli Sensor Mandiri, dan lain-lain,” tutur Ketua Subkomisi Apresiasi dan Promosi, Joseph Samuel Krishna.