3. Contoh Ketiga
Dunia Gorda
karya Seno Gumira Ajidarma
Cerpen ini bercerita tentang Gorda, seorang mahasiswa kedokteran yang memiliki masalah susah untuk tidur. Biasanya malam-malam Gorda dihabiskan dengan membaca buku sembari mendengarkan lantunan lagu blues.
Baru lewat tengah malam dan hampir subuh dia baru dapat tertidur. Sampailah pada suatu malam yang akan mengubah seluruh jalan hidupnya, Gorda tertidur pulas, tapi ternyata dia tidak benar-benar tertidur. Dia bermimpi, dan roh nya masuk ke sebuah dunia yang berisikan oleh orang-orang yang mati penasaran, orang-orang yang tidak mendapat tempat di akhirat
4. Contoh keempat
Kamar Seram di Menara
Karya EF Benson
Seorang pria muda berulang kali mendapat mimpi buruk bahwa ia mengunjungi rumah seorang teman, yang keluarganya aneh. Ibu jahat dari temannya, Mrs.Stone, memberikan kamar yang mengerikan di menara besar baginya untuk beristirahat.
Mimpi buruknya berulang tetapi terus bervariasi setiap malam dan karakter dalam mimpi terus tumbuh selama bertahun-tahun. Dalam mimpinya suatu hari, Mrs.Stone meninggal dan dia dimakamkan, tetapi dia masih terus menyuruh pergi ke kamar yang sama kepadanya.
Dalam kehidupan nyata, temannya Clinton mengundangnya untuk makan malam suatu hari. Dia terkejut melihat bahwa semuanya cocok dengan mimpi buruknya. Tetapi kondisi dan namanya berbeda dan dia memiliki pengalaman yang menyenangkan.
Karena peringatan badai petir, ibu Clinton menyarankannya untuk tinggal bersama keluarga malam itu dan memberikan kamar yang mirip dengan yang dia lihat di mimpi buruknya. Dia terkejut dengan kemiripannya.
Di dalam kamar, dia menemukan lukisan Mrs.Stone yang sangat tua.
Dengan bantuan Clinton, ia memindahkan lukisan itu ke aula. Mereka terkejut melihat tangan mereka berlumuran darah meskipun tidak satu pun dari mereka yang terluka.
Mereka pergi tidur tetapi lelaki muda itu tidak dapat tertidur dan bangun dengan ngeri mendapati Mrs.Stone berdiri di atas tempat tidurnya.
Dia mengatakan kepadanya bahwa dia adalah vampir dan ada di sini untuk mengubah pemuda itu juga menjadi vampir. Mereka berkelahi dan dia berhasil melarikan diri. Ketika dia bergegas keluar dari ruangan, Clinton keluar mendengar keributan. Mereka menemukan bahwa potret itu kembali ke dinding di kamarnya. Mereka menjadi takut dan melarikan diri.
Sebuah surat kabar membawa berita bahwa peti mati Mrs.Stone terus meletus setiap hari dan harus dimakamkan kembali.
5. Contoh Kelima
Vampire
Karya John William Polidori
Aubrey, seorang pria Inggris, bertemu dengan seorang pria misterius bernama Lord Ruthven. Aubrey pergi bersama Ruthven dan berniat pergi bersama mengunjungi beberapa tempat lainnya. Namun saat mereka berada di Roma, Aubrey menemukan Ruthven melakukan perbuatan salah dengan putri seorang kenalan, sehingga dia memutuskan untuk pergi duluan.
Aubrey tertarik pada Lanthe, seorang wanita cantik yang ia temui di Yunani. Lanthe berbagi cerita tentang legenda Vampir. Ruthven melihat mereka berbicara dan beberapa hari kemudian, Lanthe ditemukan tewas. Rupanya, dia dibunuh oleh vampir.
Aubrey terus bepergian dengan Ruthven. Dalam perjalanan mereka, mereka diserang oleh bandit dan Ruthven terluka parah.
Ruthven meminta janji dari Aubrey sebelum meninggal, bahwa dia tidak akan bercerita tentang kematian ini kepada siapapun selama satu tahun dan satu hari.
Suatu hari, Aubrey tiba-tiba menyadari bahwa semua orang yang bertemu dengan Ruthven mati misterius. Dia ada di London sekarang dan terkejut melihat Ruthven hidup dan sehat.
Ruthven mulai melihat saudara perempuan Aubrey dan melamarnya. Aubrey terkejut dan ingin memperingatkan saudara perempuannya tentang Ruthven, tetapi Ruthven mengingatkannya pada sumpah. Aubrey terikat oleh sumpah dan saraf nya akan terganggu jika dia mengatakan kebenaran mengenai Ruthven. Akhirnya dia menulis surat kepada saudara perempuannya, tetapi saudara perempuannya menikah dengan Ruthven sebelum surat itu tiba.
Pada malam pernikahan, saudara perempuan Aubrey ditemukan meninggal, kehabisan darahnya. Ruthven telah melarikan diri.