Pada percobaan pertama, keripik langsung digoreng, sedangkan percobaan kedua keripik dikeringkan menggunakan sinar matahari terlebih dahulu agar kandungan air pada jambu berkurang. Hasil dari percobaan, jambu yang dijemur lebih disukai karena teksturnya lebih garing dibandingkan dengan keripik yang tidak dikeringkan.
Sementara, produk sari buah dilakukan dengan menggunakan tiga percobaan. Pertama, sari buah ditambahkan karboksimetil selulosa (CMC). Percobaan kedua sari buah ditambahkan perasa. Pada percobaan ketiga, sari buah tidak ditambahkan apapun. Berdasarkan tiga percobaan, sari buah ketiga yang paling banyak disukai dikarenakan rasa jambu lebih terasa dibandingkan dua lainnya.
BACA JUGA:
“Enakan yang sari buah asli ya, lebih terasa jambunya,” ujar Wiji, ketua Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Desa Wiromartan saat mahasiswa mengadakan sosialisasi dan demonstrasi.
Lebih lanjut Zahra mengungkapkan, demonstrasi pembuatan keripik dilakukan dengan cara menyiapkan beberapa langkah awal terlebih dahulu. Mahasiswa IPB University juga menjelaskan langkah demi langkah sembari menggoreng jambu dengan menggunakan air gula agar jambu terkaramelisasi.