Sementara pada kerjasama Digisantri kali ini, perusahaan dan pemerintah akan melatih sebanyak 100 ribu talenta digital di Tanah Air hingga tahun 2024.
“Talenta digital yang andal, mumpuni, dan berkarakter merupakan aset yang berharga bagi negara guna memaksimalkan pertumbuhan ekonomi pada era digital,” jelas Abetnego.
Ia mengatakan pesantren sesungguhnya memiliki porsi yang signifikan dalam mengembangkan talenta-talenta digital yang dapat mendorong transformasi perekonomian Indonesia.
Pasalnya, berdasarkan data Kementerian Agama per September 2022, terdapat lebih dari 26 ribu pesantren dan 1,64 juta santri di seluruh Indonesia.
( Muhammad Fadli Rizal)