Dengan tingginya gaji guru di Luxembourg, terlihat bahwa pemerintahnya sangat memperhatikan kesejahteraan para pendidik.
Pelatihan adalah salah satu hal wajib yang harus diikuti guru-guru di Luksemburg, mulai dari guru di tingkat sekolah dasar hingga sekolah menengah.
Dalam laporan Education and Training Monitor Luxembourg tahun 2019, European Commission melaporkan bahwa mulai September tahun 2016, setiap guru baru akan menjalani masa induksi atau pendidikan peningkatan mutu pengajaran selama 3 tahun.
Adanya program ini sekaligus menghapuskan program magang guru. Pada tahun 2018, lama masa induksi berkurang menjadi hanya 2 tahun.
2. Jerman
Selanjutnya, ada Jerman yang juga terkenal sebagai negara yang sangat menghargai guru.
Data OECD menyatakan bahwa gaji guru di Jerman sebesar USD85 ribu atau Rp1,2 miliar per tahun. Pemerintah Jerman menjalankan sebuah mekanisme, di mana guru harus terlibat aktif dalam pembangunan dan kebijakan.
Artinya, peranan atau keterlibatan guru bukan hanya melalui organisasi, melainkan juga bisa melalui badan konsultatif di tingkat sekolah maupun daerah.
Selain berfokus pada bebagai masalah pendidikan, organisasi guru di Jerman juga memainkan peranan penting dalam merumuskan kebijakan sektor pendidikan.