Kemendikbudristek RI Dorong Pemangku Kepentingan Tingkatkan Kolaborasi

Antara, Jurnalis
Jum'at 23 Desember 2022 16:09 WIB
Direktur Jenderal Pendidikan RI Kiki Yuliati/Antara
Share :

“Kami terus mendukung kolaborasi dengan berbagai pihak dalam rangka pembinaan lembaga kursus dan pelatihan yang mandiri dan terus berinovasi,” kata Wartanto.

Pemberian penghargaan dinilai istimewa karena selain memberikan apresiasi kepada pemenang lomba video praktik baik (best practice) dan bahan ajar, pada kesempatan yang sama, Ditjen Pendidikan Vokasi juga memberikan penghargaan khusus kepada perguruan tinggi, pemerintah daerah, dunia kerja, dan organisasi pemberdayaan masyarakat.

Mereka yang mendapat penghargaan tersebut dinilai telah memberikan kontribusi luar biasa kepada bidang kursus dan pelatihan.

Penghargaan khusus kategori perguruan tinggi diberikan kepada Universitas Negeri Surabaya (Unesa) dan Universitas Terbuka yang telah merintis program RPL khusus untuk lulusan kursus dan pelatihan bersama sejumlah LKP.

Saat ini, Unesa sedang merintis RPL khusus untuk lulusan kursus dan pelatihan dengan 45 LKP yang ada di Jawa Timur dan Nusa Tenggara Barat.

Sementara untuk Universitas Terbuka, selain telah melaksanakan rintisan RPL untuk lulusan kursus dan pelatihan, juga dinilai melakukan pemberdayaan LKP sebagai pangkalan belajar.

Penghargaan khusus lainnya diberikan kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Prabumulih, Sumsel, yang diterima langsung oleh Wali Kota Prabumulih, Ridho Yahya.

Penghargaan ini diberikan karena selama bertahun-tahun Pemkot Prabumulih telah melakukan pembinaan LKP secara berkala dan berkelanjutan, terutama mendorong LKP-LKP untuk bekerja sama dengan industri.

Selain itu, Pemkot Prabumulih juga menjembatani penyaluran lulusan kursus dan pelatihan kepada perusahaan-perusahaan yang ada di sekitar Kota Prabumulih.

Bahkan, Pemda Prabumulih mengantarkan sendiri 1.400 lulusan kursus untuk bekerja di perusahaan tekstil Sritex Solo.

Tidak hanya di Kota Prabumulih, penghargaan khusus untuk kategori pemerintah daerah juga diberikan kepada Pemkot Surakarta, Jawa Tengah.

Pemkot Surakarta dinilai memiliki komitmen tinggi dengan melakukan pembinaan berkala dan berkelanjutan terhadap LKP serta menjembatani penyaluran kerja para lulusan LKP ke industri di kawasan Solo Raya.

Komitmen Pemkot Surakarta juga ditunjukkan dengan pengalokasian APBD untuk mendukung pendidikan nonformal, termasuk di dalamnya untuk kursus dan pelatihan.

Penghargaan khusus lainnya juga diberikan kepada Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) atas komitmen mereka selama tiga tahun berturut-turut mendukung penyelenggaraan program PKW.

Pada 2020, Dekranas memberikan pelatihan kewirausahaan untuk mendukung pengembangan ragam keterampilan di lima destinasi wisata, yaitu Borobudur, Mandalika, Labuan Bajo, Danau Toba, dan Likupang.

Pada 2021, kerja sama berfokus pada pengembangan tenun ikat di 18 kabupaten/kota di Provinsi Nusa Tenggara Timur.

Sementara pada 2022, Dekranas mendukung PKW Tekun Tenun Indonesia 2022 di enam provinsi, yakni Jambi, Sumatra Utara, Sumatra Selatan, Bali, Nusa Tenggara Barat, dan Nusa Tenggara Timur.

Dari kerja sama tersebut, Dekranas tercatat telah membina 3.000 peserta wirausaha anak usia sekolah tidak sekolah di bidang tekun tenun dan pendukung destinasi wisata prioritas.

“Harapan kami, penghargaan ini tidak hanya menjadi apresiasi, tetapi juga inspirasi bagi pihak-pihak lain yang dapat turut berperan dalam pengembangan kursus dan pelatihan di Indonesia,” kata Wartanto.

Selain memberikan penghargaan khusus, Ditsuslat juga memberikan apresiasi kepada LKP penyusun video best practice dan video ajar dalam penyelenggaraan program PKK dan PKW.

Berikutnya, untuk meningkatkan kinerja LSK dan LKP, Ditsuslat juga memberikan penghargaan kepada Lembaga Sertifikasi Kompetensi dengan Penilaian Kinerja Terbaik, LKP Penyelenggara Program PKK dalam Penempatan Lulusan Terbaik, dan LKP Penyelenggara Program PKW Pembina Rintisan Usaha Terbaik.

Sebagai bentuk apresiasi terhadap penyusunan video best practice dan bahan ajar, Ditsuslat memberikan penghargaan berupa piagam, cenderamata, serta uang pembinaan.

Adapun untuk proses seleksi lomba, pelaksanaan seleksi sendiri telah dilakukan sejak beberapa bulan lalu oleh kurator dari Pusdatin Kemendikbudristek, ada total 2.800 video best practice untuk program PKK dan 1.800 video best practice PKW.

Berikut ini daftar penerima Penghargaan Pendidikan Vokasi Nonformal Berprestasi Tahun 2022.

Penghargaan khusus untuk Kategori Organisasi diterima oleh Dewan Kerajinan Nasional. Kategori Pemerintah Daerah diterima oleh Kota Surakarta, Jawa Tengah dan Kota Prabumulih, Sumatra Selatan.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Edukasi lainnya