“Dalam proses pengerjaannya, para dosen berperan merancang desain, sedangkan mahasiswa yang bertugas merakit alat tersebut,” terang Saifuddin kepada tim ITS Online.
Selama kegiatan ini berlangsung, tak banyak kendala yang dirasakan oleh tim Abmas. Terlebih, antusiasme yang mereka dapat dari para siswa sangat baik.
Oleh karena itu, Saifuddin mengaku cukup puas dan bangga dengan inovasi produk yang berhasil mereka buat.
“Kami berharap edukasi dini ini dapat meningkatkan pemahaman kepada siswa SD terkait gempa bumi,” pungkasnya.
(Natalia Bulan)