Mekanisme kerja inovasi besutan tim Abmas ini juga terbilang mudah. Alat tersebut bekerja dengan mensimulasikan gerak gempa bumi.
Misalnya ketika sebuah replika bangunan diletakkan pada alat, maka replika tersebut akan bergetar seolah-olah mengalami gempa bumi.
“Dari sana, tim Abmas akan menjelaskan langkah tepat yang dapat diterapkan sebagai upaya mitigasi bencana kepada para siswa,” paparnya.
Selain mengetahui langkah mitigasi yang tepat, para siswa dan guru SDN 1 Candimulyo juga dijejali pengetahuan terkait jenis bangunan yang aman dan mampu menahan getaran akibat gempa bumi.
Tak hanya kegiatan pembelajaran, program Abmas ini juga turut menghibahkan alat peraga edukatif kepada sekolah agar dapat menjadi media pembelajaran pribadi dalam jangka waktu panjang.
Kegiatan yang berlangsung selama dua minggu ini turut melibatkan empat dosen dan lima mahasiswa dari Departemen Fisika yang tergabung dalam Kuliah Kerja Nyata (KKN).