5 Dampak Sumpah Pemuda Terhadap Perjuangan Bangsa Indonesia

Rina Anggraeni, Jurnalis
Jum'at 28 Oktober 2022 10:06 WIB
Ilustrasi (Foto: Okezone)
Share :

JAKARTA- 5 dampak sumpah pemuda terhadap perjuangan bangsa Indonesia menarik untuk dibahas.Sumpah Pemuda dicetuskan pada 28 Oktober 1928. Pada tanggal ini merupakan momentum bagi seluruh pemuda untuk merapatkan barisan. Karena pada saat itu, kondisi bangsa Indonesia masih terpecah belah. Karena Indonesia terdiri dari beragam suku budaya, agama dan juga bahasa.

Para ahli sejarah berpendapat, sejatinya Peristiwa Sumpah Pemuda merupakan suatu "Kemerdekaan". Di dalamnya terdapat penanaman jati diri bangsa yang berbalut semangat persamaan nasib dan cita-cita para pemuda di masanya.

Berikut 5 dampak sumpah pemuda terhadap perjuangan bangsa Indonesia dirangkum dari berbagai sumber:

1. Menyatukan Bahasa

Sejak dikumandangkan Sumpah Pemuda itu maka para tokoh pergerakan seia sekata untuk ‘memasyarakatkan’ penggunaan bahasa Indonesia di dalam berbagai kesempatan guna menggantikan penggunaan bahasa Belanda dan berbagai bahasa daerah.

Sampai dengan runtuhnya pemerintah kolonial Belanda 1942, bahasa Indonesia belum merupakan bahasa resmi di samping bahasa Jepang (Maret 1942). Dengan diproklamasikannya kemerdekaan pada tanggal 17 Agustus 1945 maka terbukalah kesempatan yang seluas-luasnya untuk memantapkan penggunaan bahasa Indonesia itu.

 2. Menetapkan Identitas Bangsa

Pengaruh dicetuskannya Sumpah Pemuda itu segera terlihat jelas. Nama-nama organisasi dengan cepat diubah dan disesuaikan dengan keperluan identitas baru ini. Sebutan ‘Hindia Belanda’ mulai tidak disukai dan dengan demikian mulai ditinggalkan. Partai-partai politik kemudian membentuk barisan di bawah panji-panji Gabungan Politik Indonesia (GAPI) dan tahun 1941, GAPI mengajukan usul kepada pemerintah kolonial agar kata ‘Indonesia’ dengan resmi dipakai sebagai pengganti ‘Hindia Belanda’.33 Barulah di dalam masa pendudukan Jepang istilah ‘Indonesia’ dengan resmi digunakan sebagai nama wilayah yang dibebaskan Jepang dari penjajahan Belanda. Akan tetapi batas-batas dari apa yang disebut ‘tanah air Indonesia’, masih menjadi bahan perdebatan yang hangat di dalam sidang-sidang BPUPKI.

3. Memberikan Persatuan yang Kuat

Sumpah Pemuda itu bermuara dengan pernyataan “Kami bangsa Indonesia dengan ini menjatakan kemerdekaan Indonesia” yang dikumandangkan pada tanggal 17 Agustus 1945. Akan tetapi, proklamasi itu lahir dari suatu perjuangan oleh karena itu masih harus dipertahankan dari ancaman pihak-pihak tertentu. 

Pernyataan itupun harus pula segera diikuti dengan usaha “membentuk suatu pemerintah negara Indonesia yang melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia” dan usaha “memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa, dan ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi dan keadilan sosial”.

4. Meningkatkan Semangat Perjuangan

Persatuan Indonesia pada pokoknya dan pada dasarnya ialah gagasan politik yaitu cita-cita menuju ‘negara kesatuan Indonesia’.

5. Terciptanya Perjuangan Wanita

Suatu hal yang perlu dikemukakan di sini ialah tentang peran serta kaum perempuan di dalam perjuangan. Sejak di masa hiruk pikuk perjuangan bersenjata menentang imperialisme dan kolonialisme, mereka telah ikut serta menyingsingkan lengan baju untuk berjuang bahu membahu dengan kaum laki-laki.

(RIN)

(Rani Hardjanti)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Edukasi lainnya