5 Dampak Sumpah Pemuda Terhadap Perjuangan Bangsa Indonesia

Rina Anggraeni, Jurnalis
Jum'at 28 Oktober 2022 10:06 WIB
Ilustrasi (Foto: Okezone)
Share :

Sampai dengan runtuhnya pemerintah kolonial Belanda 1942, bahasa Indonesia belum merupakan bahasa resmi di samping bahasa Jepang (Maret 1942). Dengan diproklamasikannya kemerdekaan pada tanggal 17 Agustus 1945 maka terbukalah kesempatan yang seluas-luasnya untuk memantapkan penggunaan bahasa Indonesia itu.

 2. Menetapkan Identitas Bangsa

Pengaruh dicetuskannya Sumpah Pemuda itu segera terlihat jelas. Nama-nama organisasi dengan cepat diubah dan disesuaikan dengan keperluan identitas baru ini. Sebutan ‘Hindia Belanda’ mulai tidak disukai dan dengan demikian mulai ditinggalkan. Partai-partai politik kemudian membentuk barisan di bawah panji-panji Gabungan Politik Indonesia (GAPI) dan tahun 1941, GAPI mengajukan usul kepada pemerintah kolonial agar kata ‘Indonesia’ dengan resmi dipakai sebagai pengganti ‘Hindia Belanda’.33 Barulah di dalam masa pendudukan Jepang istilah ‘Indonesia’ dengan resmi digunakan sebagai nama wilayah yang dibebaskan Jepang dari penjajahan Belanda. Akan tetapi batas-batas dari apa yang disebut ‘tanah air Indonesia’, masih menjadi bahan perdebatan yang hangat di dalam sidang-sidang BPUPKI.

3. Memberikan Persatuan yang Kuat

Sumpah Pemuda itu bermuara dengan pernyataan “Kami bangsa Indonesia dengan ini menjatakan kemerdekaan Indonesia” yang dikumandangkan pada tanggal 17 Agustus 1945. Akan tetapi, proklamasi itu lahir dari suatu perjuangan oleh karena itu masih harus dipertahankan dari ancaman pihak-pihak tertentu. 

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Edukasi lainnya