Dosen UMM Membuat Obat Antifertilitas dari Daun Beluntas

Natalia Bulan, Jurnalis
Rabu 12 Oktober 2022 15:09 WIB
Dua guru besar FKIP UMM setelah dikukuhkan sebagai guru besar/Antara
Share :

Penelitian Profesor Susetyarini tentang beluntas sebagai antifertilitas bermula dari fakta bahwa selama ini antiferlititas pada pria belum banyak diterapkan. Saat ini, antifertilitas pria yang tersedia hanya sterilisasi atau suntikan testosterone.

Menurut dia, perlu adanya pengembangan obat tradisional antifertilitas pria secara oral atau diminum.

“Penelitian ini telah melalui uji prekinis ke hewan coba tikus putih jantan yang menunjukkan bahwa pemberian bubuk daun beluntas berkhasiat sebagai antifertilitas. Hal ini juga ditunjukkan dari hasil skrining DNA mitokondria spermatozoa,” ujarnya.

Sementara itu, Profesor Priyo menyampaikan pidato ilmiah berjudul "Mengembangkan Pemahaman Relasional Siswa: Mengutamakan Pengetahuan Konseptual atau Prosedural?".

Dalam pidato ilmiahnya Profesor Priyo mengatakan pemahaman relasional membantu siswa membangun skema untuk menghubungkan ilmu yang sudah mereka ketahui dengan pengetahuan yang baru.

Pengembangan ide-ide dalam memecahkan soal matematika juga berangkat dari sana.

Pemahaman relasional, lanjutnya, berkaitan dengan pengetahuan prosedural dan pengetahuan konseptual.

Namun, di lapangan, terjadi perdebatan tentang mana yang harus diutamakan antara kedua pengetahuan tersebut.

"Padahal, hakikatnya hubungan antara pengetahuan konseptual dan prosedural bersifat bilateral,” katanya.

Karena itu, lanjutnya, pembelajaran yang menitikberatkan pada pengembangan pengetahuan konseptual dan prosedural harus disempurnakan, sehingga menjadi lebih jelas.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Edukasi lainnya