Dosen UMM Membuat Obat Antifertilitas dari Daun Beluntas

Natalia Bulan, Jurnalis
Rabu 12 Oktober 2022 15:09 WIB
Dua guru besar FKIP UMM setelah dikukuhkan sebagai guru besar/Antara
Share :

MALANG - Dosen Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) Profesor Dr. Rr. Eko Susetyarini melakukan penelitian dengan inovasi pembuatan obat antifertilitas dari daun beluntas.

"Indonesia merupakan megadiversitas dengan keanekaragaman tumbuhan yang berbentuk pohon, perdu dan semak. Salah satu tanaman bentuk perdu, yaitu beluntas yang bermanfaat sebagai sumber makanan dan obat," kata Profesor Sustyarini dalam pidato ilmiah pengukuhannya sebagai Guru Besar Bidang Biologi Reproduksi dikutip dari Antara, Rabu (12/10/2022).

Diketahui, Profesor Susetyarini dikukuhkan sebagai guru besar FKIP UMM di Gedung Teater Dome UMM, Selasa (11/10/2022).

Profesor Susetyarini mengajukan pidato ilmiah pengukuhannya yang berjudul 'Beluntas dan Antifertilitas Serta Implementasinya dalam Pembelajaran'.

Ia mengatakan bahwa obat berbahan beluntas yang ia kembangkan merupakan antifertilitas, yakni suatu zat atau bahan yang menyebabkan tidak terjadinya fertilisasi antara spermatozoa dengan ovum.

Di lingkungan masyarakat, lanjutnya, antifertilitas digunakan sebagai program kontrasepsi dengan harapan bisa menjarangkan kelahiran.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Edukasi lainnya