MALANG - Berawal dari kesulitan dan kecepatan penelusuran rekam medis pasien, mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) menciptakan sebuah inovasi bolpoin pintar berbasis internet.
Bolpoin pintar ini bisa mempercepat perekaman data medis para pasien yang masuk ke rumah sakit saat penanganan kedaruratan.
Bolpoin yang diberi nama Smart Pen Medical ini memiliki cara kerja yang cukup sederhana seperti bolpoin pada umumnya.
Smart Pen Record akan merekam data riwatat medis pasien tanpa perlu harus mencari di sistem komputerisasi. Pasien nantinya cukup meletakkan jarinya ke sebuah alat sensor yang akan merekam sidik jari tersebut.
Sidik jari itulah yang nantinya akan memperlihatkan data medis pasien, termasuk riwayat penyakit yang pernah diderita jika dibutuhkan dengan cepat dan tepat.
Smartpen kreasi lima mahasiswa UMM yakni Anwar Syaddad dari Fakultas Teknik, Nadhiva Nur Allyza dan Muhammad Akbarrul dari Fakultas Kedokteran, Janu Dea Siska dari Manajemen, dan Dinda Putri Savira dari Fakultas Ilmu Kesehatan, ini pun berhasil lolos pembiayaan Kementerian Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) untuk Program Kreativitas Mahasiswa Karsa Cipta (PKM KC).