Esoknya, surat kabar Asia Raya mengangkat berita tersebut dengan judul "Pengangkatan Kepala Negara Indonesia Merdeka".
Naskah proklamasi sendiri disebarkan melalui surat kabar Soeara Asia di Surabaya.
Setelah segala upaya diusahakan, berita proklamasi kemerdekaan Indonesia baru dapat disebarkan hampir melalui semua surat kabar pada 20 Agustus 1945.
Begitu bulan Agustus 1945 berlalu, militer Jepang mulai melemah.
Kondisi ini tentunya membuat para jurnalis memiliki keberanian untuk semakin menyebarkanluaskan berita kemerdekaan Indonesia.
Segala larangan beserta ancaman Jepang terhadap penggunaan media massa mulai menghilang dari Indonesia.
(Natalia Bulan)