Keempat, MoU dengan Transport Studies Unit, University of Oxford untuk pengembangan dan peningkatan kualitas SDM terkait penyiapan bus listrik.
Kelima, MoU dengan PT Alstom untuk kerjasama solusi sistem perkeretaapian, meliputi skema pengadaan rolling stock, sinyal, infrastruktur, dan layanan perkeretaapian.
Keenam, MoU dengan PT Thales untuk solusi teknologi integrasi sistem pertiketan.
"Kami percaya bahwa pemerintah yang berhasil adalah pemerintah yang delivered, atau berhasil menuntaskan rencana yang dibuat. Begitu pula dengan inisiasi kolaborasi ini, kami berharap seluruh MoU dapat menjadi MoU yang hidup, aktif, sehingga dapat mendatangkan manfaat nyata bagi pengembangan transportasi publik di Jakarta dan mewujudkan Jakarta Net Zero Emissions 2050," ujarnya.
(Natalia Bulan)