Meski kini sudah bisa dikendarai, ke depan mereka berharap agar hasil inovasi tersebut dapat didaftarkan untuk mendapat STNK.
“Karena sebelumnya motor itu pakai mesin biasa, dan sekarang pakai listrik. Jadi belum terdaftar,” ujarnya.
Rizky berharap proyek inovasi itu dapat menginspirasi mahasiswa Indonesia, khususnya FTMM Unair untuk terus berinovasi dan berkontribusi kepada masyarakat. Terutama turut membangun masyarakat Indonesia yang maju dan berdaya saing global.
(Erha Aprili Ramadhoni)