“Salah satu tujuan dari ketiga fokus tersebut, di antaranya adalah menyiapkan program studi vokasi yang diinisiasi oleh Kemenag RI,” ujar Guru Besar UIN Raden Fatah-Palembang ini.
Sementara itu, Kepala Sub Direktorat Sarana Prasarana dan Kemahasiswaan, HM. Sidik Sidiyanto mengatakan, bahwa saat ini pihaknya telah menyeleksi 21 PTKIN dari puluhan proposal yang masuk untuk pengajuan SBSN 2023.
“Kedua puluh satu proposal PTKIN tersebut nantinya akan tetap kita seleksi sesuai dengan agenda Kemenag, Kemenkeu, dan Bappenas,” ucap dia.
(Khafid Mardiyansyah)