Dukung Kampus Bebas Kekerasan Seksual, Unair Siap Dampingi Penyintas

Neneng Zubaidah, Jurnalis
Kamis 06 Januari 2022 08:01 WIB
Unair (foto: ist)
Share :

JAKARTA - Universitas Airlangga (Unair) siap mendampingi para penyintas kekerasan seksual guna mewujudkan kampus bebas dari kekerasan seksual setelah Kemendikbudristek mengesahkan Permendikbudristek Nomor 30 Tahun 2021 tentang Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual di Lingkungan Perguruan Tinggi.

Peraturan tersebut diharapkan dapat menciptakan lingkungan kampus yang aman dari kekerasan seksual terhadap perempuan.

Unair membentuk tim pendamping berdasarkan Permendikbud 30/21 itu. Sehingga penyintas tak perlu ragu untuk melaporkan pelaku. Pada lingkup Unair, penyintas dapat menghubungi Help Center Unair sebagai lembaga pendamping melalui instagram @help_centerunair, telepon Whatsapp di 081615507016.

Selain itu juga bisa dengan mendatangi kantor administrasi Help Center Unair yang terletak di gedung Student Center lantai satu, kampus C Unair Surabaya. Sebelum ditunjuk sebagai lembaga pendamping, Help Center Unair sudah berpengalaman menjadi konselor bagi mahasiswa.

Penyintas dapat menceritakan kejadian yang terjadi, dengan juga membawa bukti-bukti yang mendukung. Walaupun kejadiannya sudah lama, bukti-buktinya harap disimpan, karena akan sangat membantu untuk prosesnya. Setelah laporan diterima, akan ada konselor yang mendampingi penyintas dan memastikan kesehatan mental penyintas dalam kondisi yang baik.

Baca juga: Ensiklopedia Kearifan Lokal Surabaya, Khasanah Mengenal Kota Pahlawan Lintas Waktu

“Bila perlu, penyintas yang memiliki ketakutan atau gangguan kecemasan akan dirujuk ke psikolog, rumah shelter, ataupun tempat pelayanan medis lainnya,” ujar Ketua Help Center Unair Dr. Liestianingsih D, Rabu (5/1/2022).

Baca juga: Bantu Pengungsi Semeru, FK Unair Terjunkan Relawan Trauma Healing dan Psikologi

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Edukasi lainnya