JAKARTA-Mendikbudristek Nadiem Anwar Makarim menghadiri diskusi kebijakan umum sidang umum The United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization (Unesco) ke-41. Di bidang pendidikan, Mendikbudristek menyampaikan transformasi pendidikan melalui Merdeka Belajar.
(Baca juga: 21 Bentuk Kekerasan Seksual yang Diatur Permendikbudristek PPKS)
Menteri Nadiem bersama 193 delegasi dari berbagai negara anggota membahas bidang-bidang yang menjadi mandat Unesco yaitu pendidikan, sains, kebudayaan, serta komunikasi dan informasi.
Di masa pandemi, Nadiem menyampaikan kurikulum darurat yang digunakan satuan pendidikan serta penyediaan kuota internet bagi peserta didik dan tenaga pendidik.
(Baca juga: Nadiem Makarim: Perguruan Tinggi Tengah Hadapi Pandemi Kekerasan Seksual)
“Kemendikbudristek mengeluarkan berbagai kebijakan melalui Merdeka Belajar untuk menyiapkan generasi muda menuju Indonesia yang unggul,” ujar Nadiem melalui siaran pers, Rabu (17/11/2021).
Di samping itu, Nadiem juga menyampaikan terkait pengangkatan satu juta guru honorer menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), dan juga penguatan pada pendidikan vokasi.
“Kerangka SDGs 2030 juga digunakan untuk bidang budaya, ilmu pengetahuan, komunikasi, dan informasi,” tutup Nadiem.