Dosen Undika Ini Sukses Tayangkan 5 Jurnal Internasional soal Manfaat IT dalam Proses Belajar

Ali Masduki, Jurnalis
Rabu 03 November 2021 16:02 WIB
Ilustrasi (Dokumentasi Okezone)
Share :

Dari hasil tersebut akhirnya tim peneliti mengajukan kebijakan pada Dinas Pendidikan Jawa Timur untuk merekomendasikan sekolah-sekolah menggunakan aplikasi MoLearn dalam pembelajaran.

“Jadi kami sudah bekerjasama dengan Dispendik Jatim untuk memanfaatkan inovasi yang dibuat tim peneliti Undika ini,” kata dia.

Selain menghasilkan jurnal ilmiah, tim peneliti juga berhasil mendampingi guru membuat buku ajar berbasis IT. Kata Bambang, buku-buku ini sudah ber-ISBN sehingga bisa digunakan untuk SMA di seluruh Indonesia. Buku-buku tersebut yakni Biologi kelas X sampai XII, Kimia, Sosiologi yang dengan model Blended Web Mobile Learning (BWML).

Dengan adanya buku ajar berbasis IT tersebut akan membiasakan guru dan siswa untuk memanfaatkan teknologi dalam kegiatan belajar mengajar.

Menariknya, Bambang menyebutkan dengan menggunakan MoLearn ini siswa dapat dengan cepat mengevaluasi hasil belajarnya secara pribadi.

“Jika yang konvensional ketika ujian guru harus mengoreksi secara manual dan membutuhkan waktu berminggu-minggu, nah di MoLearn siswa bisa langsung melihat hasilnya setelah selesai ujian,” katanya.

Menurutnya, hal tersebut akan memberikan motivasi pada siswa untuk segera mengevaluasi dan kembali mempelajari kekurangannya pada materi yang salah. Sehingga untuk ujian selanjutnya bisa memperoleh nilai yang lebih baik.

Disamping itu, salah satu tim peneliti Tri Sagirani, menyampaikan terdapat kelebihan lain untuk memudahkan guru dalam mengevaluasi belajar siswa.

“Jika biasanya guru khawatir siswa mencontek, nah dari aplikasi MoLearn bisa memberikan jawaban acak pada setiap siswa. Jadi pilihan jawaban antar siswa akan tersedia secara acak. Nah ini kan kemungkinan untuk saling memberi jawaban akan sulit,” kata dia.

Selain itu aplikasi ini sudah menyediakan forum chat atau video, kata Tri Sagirani, sehingga jika guru ingin memberikan evaluasi dalam bentuk chat atau video tidak perlu pindah media seperti WA, Line dan lainnya.

Pihak kampus berharap dengan adanya inovasi ini dapat dimanfaatkan oleh SMA sederajat di seluruh Indonesia. Sehingga terciptanya siswa-siswi yang memiliki kemampuan HOTS dan dapat bersaing dengan pelajar skala internasional.

Adapun tim peneliti pengembangan Aplikasi MoLearn ini adalah Dr. Bambang Hariadi, M.Pd, Prof. Dr. Budi Jatmiko, M.Pd., Dr. M.J. Dewiyani Sunarto, Dr. Binar Kurnia Prahani, M.Pd., Tri Sagirani, S.Kom., M.MT., Tan Amelia, S.Kom., M.MT.

(Khafid Mardiyansyah)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Edukasi lainnya