Ia mengatakan, jika tahun ini ada penambahan 400 guru dari P3K (Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja), maka masih kekurangan 300 guru.
"Masih kurang jumlahnya. Ini pun belum dikurangi 120 guru yang telah meninggal dunia," ujarnya lagi.
Oleh sebab ini, tidak salah kalau Gubernur Isran Noor sangat berhati-hati dan belum memberi lampu hijau bagi pembelajaran tatap muka (PTM) di sekolah-sekolah.
"Kita sedih kondisi ini. Tapi itu jadi kehati-hatian kita dengan guru. Termasuk jaminan keselamatan anak didik kita jika tetap melakukan sekolah tatap muka," kata Anwar Sanusi. (din)
(Rani Hardjanti)