Mahasiswa UNS Kembangkan Pertanian Urban untuk Angkat Perekonomian Masyarakat

Antara, Jurnalis
Jum'at 30 Juli 2021 18:01 WIB
foto: istimewa
Share :

SOLO - Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta melalui tim Program Kreativitas Mahasiswa Pengabdian Masyarakat (PKM-PM), dari Fakultas Hukum berupaya mengembangkan pertanian urban untuk mengangkat perekonomian masyarakat di tengah pandemi Covid-19.

"'Urban farming' atau pertanian urban merupakan strategi pemanfaatan lahan di area perkotaan yang mampu mengangkat perekonomian masyarakat, menghadapi krisis ketahanan pangan, dan mengurangi ketergantungan pasar," kata Ketua PKM Hanif Alwan Mumtaz di Solo.

Baca juga:  Rumah Sehat 2 UNS Siap Digunakan untuk Isoman Covid-19

Beberapa cara kelola pertanian yang diterapkan pada pertanian urban ini adalah pembuatan sistem akuaponik dengan rakit apung ramah lingkungan. Ia mengatakan cara tersebut bertujuan untuk memanfaatkan lahan yang terbatas di daerah perkotaan serta mengurangi limbah botol plastik.

"Akuaponik sistem rakit apung sendiri adalah perpaduan antara akuakultur dan hidroponik. Akuakultur adalah memelihara ikan sedangkan hidroponik adalah menanam tumbuhan dengan media tumbuh berupa air. Rakit apung merupakan sistem yang dipilih karena dapat memanfaatkan limbah botol plastik sebagai wadah untuk menanam," katanya.

 Baca juga: Pendaftaran Pascasarjana UNS Masih Dibuka Sampai 30 Juli

Untuk penerapan edukasi pertanian urban yang dikembangkan oleh mahasiswa UNS tersebut dilakukan di Panti Asuhan Yatim Muhammadiyah (PAYM) Danukusumo, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah.

"Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan pendidikan dan pelatihan kepada anak panti mengenai akuaponik sebagai bekal di kemudian hari agar dapat hidup dengan mandiri setelah menyelesaikan pendidikan," katanya.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Edukasi lainnya