SLEMAN - Universitas Gadjah Mada (UGM) menyiapkan wisma Mardliyyah Islamic Center (MIC) UGM di Jalan Kesehatan, Sekip Utara, Sinduadi, Mlati, Sleman sebagai selter Covid-19. Ada 136 kamar yang disiapkan untuk merawat pasien Covid-19 gejala ringan.
Baca juga: Begini Prosedur Registrasi Calon Mahasiswa yang Lulus Seleksi CBT-UM UGM
Rektor UGM Prof. Panut Mulyono mengatakan, selter yang disiapkan tersebut dikelola layaknya rumah sakit. Selain menyediakan tenaga kesehatan (nakes) perawatan dan obat-obatan standar, juga program untuk mempercepat penyembuhan pasien Covid-19 bergejala ringan.
“Kami harapkan ini dapat membantu dalam penangganan darurat lonjakan pasien Covid-19,” kata Panut.
Baca juga: Mahasiswa UGM Ciptakan Pertanian Hidroponik Berbasis Computer Vision System
Selain Wisma MIC, untuk mempermudah layanan perawatan Covid-19, UGM juga menyiapkan asrama mahasiswa, Pusat Inovasi Agroteknologi (PIAT) UGM Wanagama, Gunungkidul dan asrama Laboratorium Geologi di Bayat, Klaten untuk selter, sehingga cakupan layanan tidak hanya di Yogyakarta tetapi juga di daerah lain seperti Gunungkidul dan Klaten.
Sebelumnya, UGM Residence yang mengelola delapan asrama dengan kapasitas 2.617 bed dan 1.399 kamar juga telah dipergunakan sebagai selter penderita Covid-19.
Sementara itu, Direktur Kemitraan, Alumni dan Urusan Internasional, Dr. Danang Sri Hadmoko menambahkan, selain selter, UGM juga akan membatu menyiapkan pasokan oksigen di rumah sakit, khususnya RS Sardjito dan RSA UGM.
Diharapkan pekan depan akan ada pasokan oksigen rutin yang dilakukan untuk memback up pasokan regular di rumah sakit tersebut.
“Berkat dukungan para donatur, mitra dan sahabat UGM , saat ini juga sudah tersedia 200 bed, 136 set meja lipat dan kursi, 136 buah smart TV 32 inci dan 136 kulkas. Semoga segera bisa dimanfaatkan,” harapnya.
(Rani Hardjanti)