“Pakta integritas ini juga bertentangan dengan pasal 28 UUD karena mengekang potensi mahasiswa yang tidak hanya potensi akademik di kampus, tapi juga potensi berorganisiasi dan mengembangkan potensi dirinya di luar akademik,” bebernya.
Oleh karena itu, dia berharap, pencabutan pakta integritas tersebut dapat menjadikan kembali mahasiswa UI calon-calon pemimpin bangsa kedepannya.
“Saya kita itu wilayah HAM (pakta inegritas) yang perlu kita hargai dan hormati agar mahasiswa kedepan bisa mengembangkan potensi dirinya untuk memimpin bangsa kedepan. Selamat untuk anda (mahasiswa UI), dan apa yang terjadi di UI tentang pakta integritas ini tidak terjadi di kampus lainnya,”tutupnya.
(Fahmi Firdaus )