Bersama BNPB, UI Gelar Bedah Buku Pentahelix Kepemimpinan Maluku Lawan Covid-19

Rahman Asmardika, Jurnalis
Sabtu 29 Agustus 2020 14:09 WIB
Foto: Okezone.
Share :

DEPOK - Indonesia kini tengah berjuang melawan virus Covid -19, bersama dengan negara-negara di seluruh penjuru dunia. Tidak mudah bagi Indonesia menghadapi pandemi ini. Sebagaimana data WHO pada Maret 2020 menyatakan bahwa virus ini adalah darurat kesehatan dunia, pertumbuhan kasus Covid-19 di Indonesia termasuk yang tercepat yaitu 12 hari untuk mencapai 50 kasus pertama dan telah menyebar di berbagai daerah.

Pada situasi sulit ini memerlukan manajemen krisis yang handal. Diperlukan kolaborasi dari semua pihak Pemerintah Pusat, Pemerintah Daerah Provinsi/Kabupaten Kota dan seluruh lapisan masyarakat untuk menyelesaikan kasus ini melalui disiplin dan konsistensi untuk memutus rantai penyebaran dengan taat dan patuh pada protokol kesehatan Covid-19.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Disaster Risk Reduction Centre (DRRC) Universitas Indonesia (UI), Pemerintah Provinsi Maluku, TP-PKK Maluku, Universitas Pattimura Ambon, Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia, Asosiasi Institusi Pendidikan Tinggi Kesehatan Masyarakat Indonesia (AIPTKMI) dan Perhimpunan Ahli Kesehatan Kerja Indonesia (PAKKI) mengadakan PENTAHELIX KEPEMIMPINAN MALUKU LAWAN COVID-19 yang dilakukan pada Jumat (28/8/2020) secara daring.

Kegiatan ini dihadiri Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Bapak Emanuel Melkiades Laka Lena), Kepala BNPB/Ketua Satgas Penanganan COVID-19 Letjen TNI Doni Mardono yang diwakilkan Berton Panjaitan, Kepala Pusdiklat PNPB, dibuka oleh Ketua Pusat Kajian Kebencanaan Universitas Indonesia Prof. Dra. Fatma Lestari, M.Si., Ph.D. dan Rektor Unversitas Pattimura Ambon Prof. Dr. Marthinus J. Saptenno, S.H., M.Hum. dengan moderator dr. Agustin Kusumayati, MSc, PhD. Ketua Asosiasi Institusi Pendidikan Tinggi Kesehatan Masyarakat Indonesia (AIPTKMI) dan Sekretaris Universitas Indonesia.

Berbicara dalam kegiatan itu, Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Bapak Emanuel Melkiades Laka Lena mengingatkan bahwa pada situasi sulit ini, memerlukan manajemen krisis yang handal. Diperlukan kolaborasi dari semua pihak Pemerintah Pusat, Pemerintah Daerah Provinsi/Kabupaten Kota dan seluruh lapisan masyarakat untuk menyelesaikan kasus ini melalui disiplin dan konsistensi untuk memutus rantai penyebaran dengan taat dan patuh pada protokol kesehatan COVID-19.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Edukasi lainnya