"Sumber daya alam yang besar ini belum kita manfaatkan dengan baik, misalnya untuk bahan baku obat. Kita masih mengimpor sekitar 90 % bahan baku obat untuk memenuhi perbaikan pelayanan kesehatan masyarakat. Oleh karena itu, kita perlu melakukan perubahan paradigma pembangunan ke depan dengan SDM yang unggul dan menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi. Hal ini untuk mengubah paradigma pembangunan ekonomi kita dari Resource Based Economy ke Innovation Based Economy," ujarnya dalam acara Dies Natalis Universitas Airlangga (Unair) ke-65 dalam keterangan tertulis, Jakarta, Senin (11/11/2019).
Baca juga: Menristek Diisi Oleh Orang 'Awam', 5 Fakta Soal Debut Bambang Brodjonegoro
Ia mengatakan, perkembangan iptek di bidang kesehatan sangat dibutuhkan, sehingga menuntut kesiapan SDM dalam menguasai iptek tersebut dengan cepat. Fasilitas pelayanan kesehatan di dalam negeri juga harus ditingkatkan.