JAKARTA - Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono menjadi pembicara dalam kuliah umum mahasiswa baru pascasarja fakultas teknik Universitas Gadjah Mada (UGM).
Baca Juga: DC Mouse, Hardware Khusus bagi Penyandang Tunadaksa untuk Akses Internet
Dia mengatakan, mahasiswa tidak perlu tergesa-gesa untuk lulus kuliah. Menurutnya, setiap pendidikan dan ilmu yang didapat di bangku harus bisa dinikmati setiap mahasiswa.
“Kalau tadi Pak Nizam mengatakan ada stigma “masuk UGM susah, keluar susah”. Menurut saya menempuh pendidikan tidak perlu tergesa-gesa. Pendidikan harus dinikmati,” ujar Basuki, dalam keterangan tertulis, Rabu (28/8/2019).
Baca Juga: Wapres JK: Semakin Sederhana, Pancasila Bisa Dihayati
Hal tersebut, kata Basuki, disampaikan kepada ketiga anaknya yang menempuh pendidikan di UGM tidak ada yang di perbolehkan untuk mengikuti program akselerasi sejak mereka duduk di bangku sekolah dasar hingga sekolah menengah atas.
Dia juga membagikan pengalamannya saat sedang pendidikan pascasarjana di luar negeri.
"Saya sekolah (pascasarjana) di Amerika enam tahun, tidak satu hari pun saya membolos. Waktu tidak akan kembali lagi,” ujarnya.
Menteri Basuki yang merupakan alumni Fakultas Teknik UGM tahun 1979 itu juga mengatakan untuk menempuh pendidikan, mahasiswa tidak hanya mengejar ijazah tetapi substansi juga harus dikuasai dan prosesnya harus dinikmati.
Dia berpesan bahwa semua orang tidak cukup dengan menjadi pandai untuk berhasil karena kita harus memiliki akhlakul karimah untuk bisa memenangkan sebuah kompetisi.
(Rani Hardjanti)