Pada tahun 2018 tercatat korban kecelakaan lalu lintas kurang lebih sekitar 29 ribu orang. Dalam sehari ada sekitar 80 orang yang mengalami kecelakaan dan mayoritas yang mengalami itu adalah anak muda seperti pelajar atau mahasiswa.
Refdi berharap dengan adanya kegiatan sosialisasi tersebut, mahasiswa ITB dapat menyampaikan pesan yang baik tentang keamanan dalam berlalu lintas kepada teman, saudara, tertangga, dan orang tua sehingga keselamatan di Indonesia semakin hari semakin membaik.
“Untuk itulah saya mengucapkan terima kasih kepada rektor, dekan, dan mahasiswa yang telah memberi kesempatan untuk polisi datang ke ITB untuk menyampaikan hal ini,“ ucap Refdi.
“Cara berkendara yang baik itu yaitu harus menggunakan helm, gunakan sabuk pengaman (di dalam mobil), jangan melawan arus atau melanggar peraturan lalu lintas, karena seorang pengemudi butuh konsentrasi pada saat berkendara, jangan menggunakan handphone dan jangan menggunakan kendaraan melebihi kecepatan yang sudah ditentukan,” tambahnya.
(Rani Hardjanti)