Surat Kesepakatan Damai Mahasiswa Universitas Riau Viral di Medsos, Benarkah?

, Jurnalis
Jum'at 06 Oktober 2017 12:35 WIB
Foto: Dok Unri
Share :

PEKANBARU - Mahasiswa Universitas Riau (Unri) bersama pimpinan perguruan tinggi negeri di Kota Pekanbaru sepakat berdamai menyusul insiden bentrokan antar kelompok mahasiswa yang terjadi pada Kamis 5 Oktober 2017.

Kesepakatan itu tertuang dalam surat pernyataan damai yang ditandatangani oleh Wakil Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Fisip) dan Fakultas Teknik Unri, yakni dua fakultas yang terlibat bentrokan itu.

Pada Jumat (6/10/2017) pagi, surat yang ditulis pada secarik kertas dengan tulisan tangan itu saat ini viral di media sosial.

Surat tersebut berisi "Saya yang bertanda tangan di bawah ini WD (Wakil Dekan) III Fisip dan WD III Fakultas Teknik beserta saksi-saksi. Menyatakan bahwa kami sepakat untuk damai atas masalah kejadian (bentrokan) hari Kamis, 5 Oktober 2017. Dan kedua belah pihak bersepakat untuk menyelesaikan masalah bersama-sama." Surat tersebut ditandatangani oleh Dr Suryanto selaku WD III Fisip dan Dr Eng Azrifajar selaku WD III Fakultas Teknik. Turut tanda tangan juga lima saksi pada surat tersebut.

Namun, saat dikonfirmasi, baik Dr Suryanto maupun Rektor Universitas Riau Prof Aras Mulyadi hingga kini tidak menjawab. Baik telefon maupun pesan singkat yang dikirim juga tidak dijawab.

Dari penelusuran, surat tersebut mulai menyebar sejak Kamis tengah malam. Beberapa saat surat itu keluar, situasi kampus yang mencekam sejak Kamis sore hingga malam sekitar pukul 23.00 WIB menjadi kondusif.

Situasi di Kampus Unri pagi ini telah kembali normal. Petugas kebersihan tampak membersihkan papan ucapan wisuda yang telah dibakar massa. Bau bekas bakaran masih menyengat kuat saat melintas areal kampus ini.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Edukasi lainnya