Canggih! Peneliti Ini Temukan 3 Jenis Umpan Dalam Memerangi Tikus

Putra Ramadhani Astyawan, Jurnalis
Kamis 03 Agustus 2017 19:22 WIB
Foto: Istimewa
Share :

BOGOR - Tikus merupakan satwa liar yang mampu berasosiasi dengan kehidupan manusia. Kehadiran tikus dalam kehidupan manusia dianggap sangat mengganggu dan menimbulkan kerugian pada manusia, diantaranya kerusakan pada tanaman budidaya, peralatan rumah tangga, dan konstruksi bangunan, serta berkurangnya simpanan bahan makanan di gudang.

Selain itu, tikus mengakibatkan kontaminasi pada bahan makanan, dan terbawanya beberapa patogen dari tikus ke manusia atau hewan peliharaan lain pada habitat rumah. Sebagai pembawa penyakit yang berbahaya, hewan ini dapat menularkan penyakit seperti pes dan leptospirosis.

Terkait hal ini, mahasiswa Departemen Proteksi Tanaman, Institut Pertanian Bogor (IPB) Fatimah Sofni Siregar, yang dibimbing oleh Dr. Swastiko Priyambodo melakukan penelitian dengan judul "Keberhasilan Pemerangkapan Tikus dengan Tiga Jenis Umpan pada Habitat Rumah di Dramaga, Bogor". Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui keefektifan dari berbagai jenis umpan perangkap di habitat rumah.

"Tikus sebagai hama permukiman memiliki kebiasaan hidup dan berkembang biak di sekitar hunian manusia. Tikus permukiman berada di daerah kota dengan penduduk yang padat dan sanitasi yang kurang baik. Jenis tikus yang sering ditemui di permukiman adalah R. rattus diardii, R. norvegicus, dan Mus musculus," katanya, Kamis (3/8/2017).

Tikus dapat mengalami trap shyness, yaitu tikus mudah ditangkap pada awal pemerangkapan, tetapi sulit ditangkap pada pemerangkapan berikutnya. Keberhasilan pemerangkapan bergantung dari tempat peletakan perangkap, jenis perangkap, dan umpan perangkap yang digunakan.

"Variasi peletakan perangkap dan penggunaan jenis umpan yang berbeda dapat meningkatkan keberhasilan pemerangkapan. Selain itu, kualitas dan kuantitas makanan yang tersedia juga mempengaruhi hasil pemerangkapan," jelasnya.

Pengendalian tikus menggunakan perangkap merupakan teknik yang paling sesuai untuk habitat rumah dan sekitarnya karena dapat menghindari sifat resistensi, mengurangi pencemaran lingkungan, menghemat biaya pengendalian, dan merupakan cara yang paling efektif, aman, dan ekonomis.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Edukasi lainnya