"Mereka bisa membuat ini di rumahnya masing-masing," paparnya.
Dia mengatakan, ide ini timbul seiring mendapatkan peringkat III dalam lomba PKTP, sehingga ingin pengaplikasianya menyasar sekolah hijau. Apalagi saat ini harga tong sampah yang dijajakan penjual lumayan mahal, kenapa kita tidak berinovasi saja.
"Cara ini merupakan untuk menghemat uang dan memanfaatkan barang bekas. Daripada kami membeli tong sampah baru lebih baik memanfaatkan barang yang ada," terangnya.
Tambahnya, ide-ide kreatifitas seperti ini harus dikembangkan terus.
“Pastinya kami akan berkreasi terus untuk memanfaatkan barang bekas untuk dijadikan barang yang bagus dan bermanfaat,” tutupnya.
(Susi Fatimah)