JAKARTA - Memasuki detik-detik akhir pendaftaran Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) 2016, tercatat 669.496 peserta telah melakukan proses simpan permanen melalui laman SBMPTN 2016. Artinya, sudah ada setengah juta lebih pelajar, termasuk angkatan 2014 dan 2015 mendaftar jalur tes tulis masuk PTN tersebut.
Berdasarkan data yang diperoleh Okezone dari Koordinator kelompok Kerja Humas Panitia SBMPTN 2016, Bambang Hermanto per Kamis (19/5/2016) pukul 18.01 WIB, jumlah peserta kelompok Saintek adalah 260.507 peserta, kelompok Soshum 223.943 peserta, dan kelompok Campuran 133.622 peserta. Dari jumlah tersebut, 121.314 orang di antaranya mengajukan bidikmisi.
Sedangkan total peserta yang telah mencetak kartu adalah 668.364 orang. Rinciannya, dari kelompok Saintek ada 260.088 peserta, kelompok Soshum 274.743 peserta, dan kelompok Campuran 133.533 peserta.
Tahun ini, Panitia SBMPTN juga menerapkan dua metode ujian, yakni berbasis kertas atau paper based test (PBT) dan berbasis komputer atau computer based test (CBT). Di H-1 penutupan pendaftaran, tercatat ada 2.520 peserta berkesempatan menjajal SBMPTN CBT. Sebanyak 1.325 dari kelompok Saintek, sementara sisanya, yakni 1.195 dari kelompok Soshum. Khusus peserta SBMPTN CBT sendiri hanya bisa memilih salah satu antara ujian Saintek atau Soshum. Peserta ujian kelompok Campuran hanya bisa mendaftar SBMPTN tertulis atau PBT.
Bambang menambahkan, peserta ujian keterampilan sementara adalah 39.994 orang, yang terdiri atas 25.467 peserta prodi olah raga, 8.909 peserta prodi seni rupa, 2.634 peserta prodi sendratasik, 930 peserta prodi seni tari, dan 2.054 peserta prodi seni musik.
"Untuk perpanjangan waktu pendaftaran sampai saat ini belum ada keputusan," tandasnya.
(Rifa Nadia Nurfuadah)