JAKARTA - Pendidikan bagi masyarakat berkebutuhan khusus masih sangat minim. Karena itu, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) berkomitmen memberikan layanan pendidikan khusus secara tuntas.
"Pendidikan khusus ini adalah afirmasi dari Kemdikbud. Artinya, kami memfasilitasi semua layanan pendidikan bagi anak berkebutuhan khusus," ungkap Dirjen Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdasmen), Hamid Muhamad dalam diskusi Kesadaran Bahasa Isyarat dalam Akses Pendidikan di Kemdikbud Jakarta, Selasa (26/4/2016).
Hamid menjanjikan, layanan bagi anak kebutuhan khusus akan disediakan di mana pun mereka berada. "Kami ingin memastikan bahwa sekolah inklusi yang ada itu memang layak seperti yang diharapkan," ujarnya.
Meski demikian, Hamid tidak menampik jika para guru yang mengajar bagi anak berkebutuhan khusus masih jauh dari harapan. Dia pun mengharpkan dukungan berbagai pihak untuk meningkatkan mutu pendidikan khusus, termasuk kualitas para pengajarnya.
"Seperti juga halnya sekolah, kami butuh contoh seperti apa sekolah yang dibutuhkan. Bahasa isyarat juga menjadi hal yang harus diselesaikan, tapi itu wilayahnya Badan Bahasa. Kami terus mendesak agar bisa didiskusikan dan mengambil keputusan mengenai bahasa isyarat tersebut," tandasnya.
Ikuti try out online SBMPTN 2016 Okezone di laman: tryout.okezone.com pada 25 April-10 Mei. Ada hadiah menarik bagi peserta dengan nilai tertinggi, lho!
(Rifa Nadia Nurfuadah)