75 Persen Anak Putus Sekolah Akibat Faktor Ekonomi

, Jurnalis
Senin 17 Agustus 2015 13:24 WIB
foto: istimewa
Share :

JAKARTA - Direktur Jenderal Pendidikan Dasar (Dirjen Dikdas) Kemendikbud Hamid Muhammad menyebutkan masalah ekonomi menjadi faktor utama anak sekolah tidak bisa melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Generasi bangsa ini keluar dari sekolah karena ingin membantu orangtua mereka.

Siswa putus sekolah atau tidak melanjutkan pada umumnya karena persoalan ekonomi sekitar 75,7 persen,” ujar Hamid Muhammad saat dikonfirmasi Okezone, Senin (17/8/2015).

Hamid menegaskan, anak yang sudah keluar dari sekolah kemudian bekerja sulit untuk diajak kembali untuk menuntut ilmu di bangku sekolah. Pasalnya, anak dituntut untuk bekerja demi kebutuhan meningkatkan ekonomi keluarga.

“Sekitar 8,7 persen anak usia sekolah drop-out karena mereka membantu orangtua bekerja. Kelompok anak seperti ini memang sulit untuk diajak kembali bersekolah karena anak dianggap faktor produktif keluarga,” ujar Hamid.

Terkait persoalan anak putus sekolah dan drop out, Hamid menuturkan, Kemendikbud tidak tinggal diam begitu saja. Langkah yang dilakukan pemerintah selama ini adalah membebaskan biaya pendidikan dasar khususnya sekolah negeri sejak tahun 2008.

“Untuk pendidikan menengah Kemendikbud baru membebaskan atau mendiskon mereka yang tidak mampu untuk membiayai sekolahnya,” jelas Hamid.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Edukasi lainnya