“Ajang SMUN memiliki kultur yang sangat menarik dimana lebih menekankan pada debat, bukan diplomasi. Namun kami bangga dapat kembali membawa penghargaan untuk Indonesia," kata Chandra, Kamis (9/7/2015).
Sedangkan, mahasiswa UI lainnya yaitu Mayang yang berperan sebagai moderator dan pemimpin sidang mendiskusikan topik terkait Keberlanjutan Area Perdagangan Bebas ASEAN dan Keamanan Pangan di Asia Tenggara. Mayang telah memiliki beragam pengalamannya pada ajang MUN. Sejumlah prestasi yang ditorehkannya diantaranya Best delegate pada Padjajaran MUN dan delegasi Indonesia untuk Harvard World MUN di Seoul, Korea Selatan.
“Pengalaman saya pada ajang SMUN mampu mempertemukan saya dengan berbagai mahasiswa manca negara mulai dari Singapura hingga India, ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi saya untuk dapat mengharumkan nama Indonesia," tutor Mayang.
Kepala Kantor Komunikasi UI Rifelly Dewi Astuti mengklaim keikutsertaan mahasiswa UI pada ajang SMUN ini menambah sederetan prestasi pemuda Indonesia di kancah internasional sekaligus menumbuhkan rasa percaya diri mahasiswa UI di dalam berhadapan dan berkompetisi dengan pemuda lainnya di tingkat Global.
"Prestasi ini diharapkan mampu memotivasi mahasiswa UI khususnya dan mahasiswa Indonesia pada umumnya untuk terus mengembangkan sayap, tidak hanya berkuliah saja melainkan ikut serta dalam kompetisi nasional dan internasional," tutupnya.
(Muhammad Saifullah )