Salah satu koordinator acara, Purnawan D Negara, kawasan ekowisata Kondang Merak memang berada di dalam kawasan hutan lindung yang dikelola Perhutani. Karenanya, hutan lindung ini harus tetap dijaga dan dirawat untuk menjaga keseimbangan alam.
"Aksi kami sesuai tema kegiatan yang bernada peringatan yaitu, 'Tebanglah Hutan, Bencana Pun Datang karena Langit akan Runtuh Tanpa Penyangga," kata Purnawan.
Purnawan mengimbuhkan, kondisi terumbu karang di kawasan Kondang merak saat ini sudah banyak yang rusak. Ini bisa mengakibatkan populasi ikan merosot sehingga merugikan para nelayan.
Kampus Widyagama juga mengajak berbagai pihak untuk turut menjaga kawasan ini agar bisa terus lestari dan diwariskan kepada anak cucu. Selain turun tangan dalam menjaga kelestarian alam, civitas akademika Widyagama juga menyumbangkan buku-buku pengembangan ecowisata di perpustakaan kampung nelayan yang dikelola komunitas Sahabat Alam (Salam).
(Rifa Nadia Nurfuadah)